games-online4.com, Jakarta memesan di moon Ramadan telah tertulis di dalam kita suci Alquran. Deviasi satu ibadah apa wajib dikerjakan bagi umat Islam mengandung crowd berkah dan ampunan bagi umat Islam yang menjalankannya.

Anda sedang menonton: Ayat al quran tentang puasa ramadhan

Kewajiban menjalankan puasa ramadan tertulis dalam kitab suci Alquran surah Al Baqarah dalam tiga ayat yang tertulis berurutan. Yaitu pada surah Al Baqarah ayat 183, 184, 185, dan ayat 187.

Pada ayat 183 surah Al Baqarah, Allah SWT tugas bagi orang-orang yang beriman kepada-Nya buat menjalankan puasa Ramadan.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Hai orang-orang apa beriman, diwajibkan overhead kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan overhead orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al Baqarah: 183)


Baca Juga


Pada ayat 184 surah Al Baqarah, Allah SWT menjelaskan bagaimana kewajiban puasa ramadan ini sanggup ditangguhkan bagi orang apa sakit. Namun setiap orang itu diwajibkan ganti itu di hari lain.

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗ وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

(Yaitu) beberapa days tertentu. Maka barangsiapa middle kamu sakit atau di dalam perjalanan (lalu noel berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak aku (yang dia tidak berpuasa itu) di atas hari-hari apa lain. Dan bagi orang apa berat menjalankannya, wajib dibayar fidyah, yaitu pakan seorang miskin. Tetapi barangsiapa menjangkau kerelaan trần mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu menemani itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al Baqarah: 184)


Saksikan Video menarik Berikut Ini


Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi memiliki tradisi spesialisasi saat Ramadan. Yakni bertadarus mencapai mushaf Al Quran raksasa usai tarawih.Al Quran apa berada di masjid tersebut memiliki ukuran 2 x 1,5 meter. Sedangkan bobotnya mencapai 4 kwintal.


2 dari 2 halaman

Al Baqarah Ayat 185 dan 187


*

Perbesar
Ilustrasi Al-Qur"an (Photo by Anis Coquelet ~ above Unsplash)
Pada ayat 185 surah Al Baqarah, Allah SWT keluar bahwa pada bulan Ramadan, kitab mengucapkan Alquran diturunkan.

Lihat lainnya: Berita Transfer Pemain Persib Terbaru Hari Ini, Persib Bandung

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

"(Beberapa aku yang deteksi itu ialah) moon Ramadhan, moon yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran such petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk menemani itu dan pembeda (antara apa hak dan apa bathil). Karena itu, barangsiapa tengah kamu hadir (di negeri angkasa tinggalnya) di moon itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau di dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, di ~ hari-hari yang lain. Allah menghendaki kenyamanan bagimu, dan noël menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur." (QS. Al Baqarah: 185)

Pada ayat berikutnya, yaitu ayat 187 surah Al Baqarah, Allah SWT menjelaskan waktu apa tepat untuk berhubungan badan antara suami istri di moon Ramadan.

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Dihalalkan bagi kamu di atas malam days bulan puasa bercampur mencapai isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka menampakkan campurilah mereka dan ikutilah what yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang weiss dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa menemani itu sampai (datang) malam, (tetapi) tidak kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri"tikaf batin mesjid. Itulah membatasi Allah, maka jangan lakukan itu kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 187)