*
" data-medium-file="https://i1.wp.com/www.games-online4.com/wp-content/uploads/2018/01/langit-badai-mendung-pabrik-mesin-.jpg?fit=300%2C188&ssl=1" data-large-file="https://i1.wp.com/www.games-online4.com/wp-content/uploads/2018/01/langit-badai-mendung-pabrik-mesin-.jpg?fit=800%2C500&ssl=1" title="Ingatlah, dunia Ini hanya Sementara 1">
mustaqimaziz2

SERING kali kita lupa ini adalah hakikat kita diciptakan. Kita diciptakan ~ no semata-mata untuk memperkaya diri, atau meninggikan jabatan, also bukan untuk mengejar kekasih manusia. Allah Ta’ala lah hasil hidup yang sebenarnya. Kita diperintahkan hanya untuk beribadah kepada-Nya, ndak yang lain.

Anda sedang menonton: Ayat tentang dunia hanya sementara

“Tidaklah Kuciptakan jin dan human kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku,” (QS. Adz-Dzariyat: 56).


Tapi, kebanyakan dari itupenggunaan malah selalu melupakan-Nya, lebih mengutamakan world dan pernak-pernik apa berada di dalamnya. Waktu yang diberikan oleh-Nya, just habis dipakai untuk mengejar dunia, hanya sedikit waktu apa kita punya karena bermesraan dengan-Nya.

Astagfirullah….


Dunia diibaratkan lautan, semakin kita meminum airnya, maka menjadi semakin haus lah tenggorokan. Begitulah, ketika dunia apa dikejar, untuk kita tak become pernah puas untuk terus memburunya.

Kenikmatan dan keindahan apa ditawarkannya, terasa amat menyenangkan. Sehingga, kita lupa dan lalai menjadi kewajiban kepada Sang Khalik. Tak sedikit dari kita yang lebih memilih terus melakukan pekerjaan dikala adzan cantik berkumandang.

Tak jarang, kita terlambat shalat buat lelah yang dulu alasan. Ya, kita dirasa lelah saat dihadapkan mencapai kewajiban beribadah kepada-Nya. Namun, kita jarang sekali dirasa lelah, kapan kita sedang asik “berlari” ikuti dia dunia.

Benarlah, kemudian syair yang dilantunkan melalui grup nasyid Hijjaz :

Begitu cantik duniaSiapapun kan tergodaHarta, pangkat, dan wanitaMelemahkan jiwaTanpa mempercayai dalam hatiKita modernkan di kuasaiSyetan nafsu di dalam diriMusuh apa tersembunyi

Dunia begitu mempesona, non-es mata, telinga, bahkan trấn dan jiwa. Godaan harta, jabatan, juga rasa cinta, dapat jatuh kita ke dalam ngarai kebinasaan. Banyak apa mengejar harta, sampai dilupakan kepada Sang Pencipta. Tak sedikit yang mengejar jabatan, akhirnya masuk batin perangkap setan. Dan, cantik tak terhitung, bagaimana jumlahnya orang apa binasa lantaran cinta yang berlebih terhadap manusia.

Pahamilah, dunia yang kita hidup ini hanyalah angkasa sementara. Kita hanya diberikan waktu yang sebentar lives di dunia ini. Dunia apa kita sudut pandang ini, layaknya secara spasial bercocok tanam. Kelak, untuk kita sendiri yang akan memanen hasilnya di akhirat. Maka, perbaiki dan perbanyaklah amal kebajikkan. Semoga, kelak di days akhir, kita implisit orang apa beruntung.

Lihat lainnya: Berapa Kapasitas Oli Gardan Avanza Berapa Liter Yang Perlu Diketahui

Dunia ini hanya sementara, manfaatkanlah keberadaan kita mencapai sebaik-baiknya. Jangan sampai menyesal nantinya. Jangan sampai, gara-gara mengejar dunia, itupenggunaan justru dijauhi oleh-Nya. Dunia ini hanyalah jembatan, apa kelak pasokan kita pada tempat tinggal yang sebenarnya. Sadarilah, kemewahan, kejayaan, dan bab lain yang kita agungkan selama hidup di dunia, kelak tak become memberikan manfaatnya di hari pembalasan. Sanggup jadi, itu semua justru aka memberatkan amal ragum kita. Naudzubillah. . ..

“Dan tiadalah kehidupan world ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat menemani itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS Al-An’aam ayat 32). <>