Umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.)Merr.) merupakan tanaman khas Kalimantan Tengah yang berasal dari Amerika tropis. Secara empiris umbi bawang dayak sudah tangan kedua masyarakat lokal buat mengobati luka dan obat bisul. Berkaitan dengan hal tersebut, telah dilakukan penelitian buat melihat aktivitas antimikrobanya terhadap mikroba kulit yaitu Staphylococcus aureus dan Trichophyton rubrum. Serbuk simplisia diekstraksi menjangkau menggunakan metode maserasi di dalam pelarut etanol 96% redestilasi. Petikan diuji terhadap kedua mikroba di atas apa sering terlibat di dalam pembentukan luka. Pengujian abstrak etanol terhadap kedua mikroba uji dilakukan denganmenggunakan metode diffusive agar mencapai teknik rongga perforasi. Gawangnya penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dapat ambles pertumbuhan Staphylococcus aureus mencapai konsentrasi hambat minimum (KHM) adalah 1% mencapai diameter hambat (14,49±0,51) mm dan canggung pertumbuhan Trichophyton rubrum dengan KHM 15% mencapai diameter hambat (15,06±0,42) mm. Ekstrak etanol dengan konsentrasi 1% berpotensi sama menjangkau Tetrasiklin HCl diatas konsentrasi 0,06% mencapai diameter hambat (14,03±0,42)mm buat Staphylococcus aureus. Sasaran pengujian terhadap Trichophyton rubrum menunjukkan petikan etanol 15% berpotensi hampir sama mencapai ketokonazol di ~ konsentrasi 0,2% menjangkau diameter hambat sebesar (14,00±0,61) mm. Penyelesaian fitokimia demonstrasi bahwa berwujud uji mengandung menggabungkan flavonoid, polifenol, alkaloid, kuinon, tanin, steroid, monoterpenoid dan seskuiterpenoid.

Anda sedang menonton: Manfaat bawang dayak bagi kesehatan


Collins, H.C., Lyne, M.P., 1970, Microbiological Methods, 3th edition, university Park Ptress Baltimore, Butterworths, London.

Corwin, E.J., 2009, booker Saku Patofisiologi, terjemahan nike Budhi, Penerbit booker Kedokteran EGC, Jakarta.

Departemen kesehatan Republik Indonesia, 1979, Materia Medika Indonesia, Jilid III, Ditjen POM, Depkes RI, Jakarta.

Departemen diberkatilah anda Republik Indonesia, 2001, Inventaris botani Obat Indonesia (I), Jilid 2, Departemen diberkatilah anda & Kesejahteraan Sosial republik Indonesia, Jakarta.

Galingging, R.Y., 2009, bawang Dayak sebagai Tanaman Obat Multifungsi, Warta Penelitian dan Pengembangan, Kalimantan Tengah, ton 15(3).

Heyne, K.,1987, Tumbuhan berguna Indonesia I, terjemahan Badan Litbang Departemen Kehutanan, Yayasan Sarana Wana Jaya, Jakarta.

Mutschler, E., 1991, dinamisme Obat, edisi 5, pandemi Mathilda Widianto dan Anna Setiadi, Penerbit ITB, Bandung.

Siregar R.S., 2002, penyakit Jamur Kulit, Edisi II, Penerbit booker Kedokteran EGC, Jakarta.


Refbacks

Saat ini noel ada refbacks.

Lihat lainnya: Kata Kata Bijak Tokoh Islam Apk 1, Page Not Found &Bull Instagram

<div class="statcounter"><a title="Web Analytics" href="http://statcounter.com/" target="_blank"><img class="statcounter" src="https://c.statcounter.com/11428707/0/3f526b80/0/" alt="Web Analytics"></a></div>

Visitors Statistic

*

This work-related is licensed di bawah a creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 global License.