قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا ۚ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ ۗ وَإِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ

Sungguh kami (sering) lanskap mukamu menengadah setelah langit, maka sungguh Kami ini adalah memalingkan kamu setelah kiblat apa kamu sukai. Palingkanlah mukamu usai arah masjid Haram. Dan sesuai saja kamu berada, palingkanlah mukamu usai arahnya. Dan sebetulnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) apa diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling setelah Masjidil haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari what yang mereka kerjakan.

Anda sedang menonton: Surat al baqarah ayat 144

ingin rezeki melimpah dengan berkah? tidak rahasianya dengan klik disini!


tag : AL QUR'AN Kisah-kisah dan perumpamaan di dalam Al Qur'an Kisah-kisah Al Qur'an kisah bangsa Yahudi dalam Al Qur'an country Yahudi menyembunyikan fakta IBADAH Shalat Syarat-syarat shalat Menghadap kiblat waktu shalat Pemindahan kiblat ILMU menyampaikan ilmu Menyembunyikan ilmu memercayai Cabang-cabang iman Akidah Beriman pada Allah Ta'ala tentang nama-nama Allah Nama-nama Allah (Asma'ul Husna) Ar Rabb (Tuhan) historia sejarah di Madinah pemfitnahan peristiwa di lima kedua Hijrah Perpindahan arah kiblat ke Ka'bah

(Sungguh) menyatakan kepastian (telah Kami melihat perpalingan) ataukah tengadah (wajahmu ke) direction (langit) menunggu-nunggu kedatangan epiphany dan merindukan menerima perintah karena menghadap Kakbah. Sebabnya tidak lain untuk ia merupakan kiblat Nabi Ibrahim dan lebih menggugah buat masuk Islamnya orang-orang Arab (maka sungguh menjadi Kami palingkan kamu) pindahkan kiblatmu (ke kiblat apa kamu ridai) yang kamu sukai. (Maka palingkanlah mukamu) artinya menghadaplah di times salat (ke direction Masjidilharam) yakni Kakbah (dan bagaimana saja kamu berada) ditujukan kepada seluruh umat (palingkanlah mukamu) dalam salat (ke arahnya! Dan sesungguhnya orang-orang apa diberi Alkitab kemiripan mengetahui bahwa itu) maksudnya pemindahan kiblat usai arah Kakbah (benar) noël disangsikan another (dari tuan mereka) buat di dalam kitab-kitab penasaran mereka pidato bahwa middle ciri-ciri Nabi saw. Ialah terjadinya pemindahan kiblat di masanya. (Dan Allah sekali-kali tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan) jika mencapai ta, maka ditujukan kepada "kamu" hai orang-orang apa beriman, yang mematuhi segala perintah-Nya, sebaliknya bila mencapai ya, maka ditujukan kepada orang-orang Yahudi apa menyangkal soal kiblat ini.


Sungguh kita mengetahui koknya kamu, Muhammad, menengadahkan wajahmu ke langit mengharap turunnya wahyu berisi perintah pengalihan kiblat dari Bayt al-Maqdis setelah arah Ka"bah yang kau cintai, kiblat Ibrâhîm, penghulu para nabi, bapak negara Yahudi dan Arab, kiblat secara spasial terletak maqâm Ibrâhîm. Sehingga, dengan demikian, Ka"bah merupakan kiblat yang menyatukan, meskipun menyalahi kiblat orang-orang Yahudi. Kini kita telah mengabulkan permohonanmu, maka palingkanlah wajahmu dan setiap orang orang yang beriman dalam salat ke arah al-Masjid al-Harâm koknya pun kita berada. Ahl al-Kitâb yang mengingkari perpindahan kiblatmu dari Bayt al-Maqdis benar-benar mengetahui dari kitab bermusim mereka bahwa kalian adalah orang-orang yang semestinya berkiblat nanti arah Ka"bah, sebagaimana mereka mengetahui pula bahwa syariat Allah telah divisi kiblat tertentu bagi suatu religius secara khusus.

Lihat lainnya: Cara Cek Hasil Pretest Ppg 2018, Bagaimana Cek Nilai Hasil Pretest Ppg 2018

Inilah fakta yang datang dari Tuhanmu. Mereka itu noël bermaksud selain meyebarkan fitnah dan membuat kalian ragu akan kebenaran Islam, become tetapi Allah noël lalai dan menjadi memberikan balasan bagi perbuatan mereka.